5 Cara Menjadi Bersyukur, Gunakan Jurnal Syukur

Jurnal Syukur


Sahabat, kemarin malam di lini masa Instagram saya, muncul video singkat acara podcast yang mewawancara VJ Daniel dan perjalanan spiritualnya. Langsung saya tonton video lengkap podcastnya. Di hari yang sama, saya membaca postingan blog Rani Noona tentang bagaimana bisa lebih bahagia dan menyembuhkan diri dari aneka penyakit hati yang negatif.

Apa yang terjadi? Saya tersentuh, tersentuh, dan tersadar akan banyak hal yang selama ini saya abaikan, terutama mengenai hubungan dengan Allah. Salah satu hal yang banyak saya pelajari dari kisah Daniel Mananta adalah bagaimana menjalani hidup yang penuh rasa syukur dengan tidak menggenggam dunia terlalu erat.

Betapa kehidupan dunia sudah melenakan manusia dengan tidak bersungguh-sungguh mencintai-Nya dan sibuk dengan urusan duniawi. Saya pun ingin memperbaiki kualitas hidup saya dengan lebih banyak bersyukur dan berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Lalu bagaimana cara untuk menjadi orang yang lebih bersyukur dan disayang oleh semua makhluk di bumi dan menggapai limpahan cinta kasih Allah? Apa pula perlunya menggunakan jurnal syukur untuk menghadapi tantangan hidup dunia yang nggak sebanding dengan kekalnya kehidupan akhirat nanti?

Mengenal Syukur

Dalam ajaran Islam, syukur punya bagian sangat penting karena mengajarkan tentang berterima kasih. Ini adalah proses berterima kasih kepada Allah akan semua pemberiannya, berapapun jumlahnya.

Ketika manusia banyak yang menghitung apa yang diterimanya, dan hanya melihatnya tanpa memaknai hal tak Nampak lainnya, maka ia kurang bersyukur. Padahal,  syukur memberikan efek positif yang bisa membuat orang kaya jiwa dan raga.

Percaya deh, semakin banyak Sahabat bersyukur atas nikmat yang sudah diperoleh, maka Sahabat akan merasa kaya dan tidak kekurangan. Jika hanya berfokus pada apa yang ingin didapat, maka pikiran isinya hanya kurang dan kurang.

Cara Selalu Mengingat Syukur

Menjadi orang yang selalu bersyukur itu penting. Jiwa akan tenang dan pikiran selalu positif. Tetapi, hal mudah ini hampir selalu terlupa.

Biasanya orang akan fokus pada penderitaan yang dihadapi dan lupa akan kenikmatan yang sudah dipunyai. Atau, selalu meratapi nasib, karena kurang bersyukur akhirnya tidak fokus pada solusi.

Berikut adalah beberapa cara mudah untuk menjadi pengingat kita akan nikmat dari Tuhan.

Doa Syukur

Ucapan adalah doa. Maka isilah ucapan dengan kalimat penuh rasa syukur. Ini juga sebagai perintah bagi otak untuk mengatakan hal yang baik dan memberikan afirmasi positif bagi diri sendiri.

Selain itu, ada banyak sekali doa khusus yang bisa Sahabat panjatkan kepada-Nya untuk berterima kasih dan mendapat lebih banyak berkah. Cetak atau tulis doa-doa ini pada selembar kertas kecil dan tempel di tempat yang mudah terlihat. Mengingat doa syukur pun akan mudah.

Mengingat Hal Yang Buruk

Terkadang kita sering lupa dan menjadi sombong karena kita hanya mengingat hal baik yang sudah kita dapat. Untuk bersyukur dalam keadaan Sahabat saat ini, akan sangat membantu jika Sahabat mengingat masa-masa sulit yang pernah dialami. Ketika Sahabat ingat betapa sulitnya hidup dulu dan seberapa jauh jalan yang sudah dilalui untuk mencapai keadaan saat ini, Sahabat membuat kontras yang jelas dalam pikiran. Kontras ini adalah lahan subur untuk rasa syukur.

The 3 Questions

Tanyakan kepada diri sendiri tentang 3 hal. Yang pertama, “Apa yang telah saya terima dari __?” Pertanyaan kedua,  “Apa yang telah saya berikan kepada __?” Lalu renungkan pertanyaan terakhir ini, “Masalah dan kesulitan apa yang telah saya timbulkan?”

Lakukan Aksi.

Kegiatan bersyukur akan benar-benar terasa dan menjadi sebuah kebiasaan jika dilakukan dengan aksi nyata. Bukan hanya kepada Tuhan, tetapi kepada sesame juga ya. Jadi perbanyak tersenyum, karena ini akan memberikan sinyal positif pada diri Sahabat sendiri. Ucaplan terima kasih kepada semua yang sudha membuat hidup Sahabat makin mudah dan indah.

Segera beri ucapan terima kasih lewat pesan singkat atau mungkin dengan membuat hantaran makanan atau kue buatan sendiri pada mereka yang telah membantu Anda. Tambahkan kartu ucapan terima kasih.

Membuat Jurnal Syukur

Seperti halnya jurnal pada umumnya, jurnal ini Sahabat isi dengan semua hal yang disyukuri. Tetapkan praktik harian di mana Sahabat mengingatkan diri sendiri tentang karunia, anugerah, manfaat, dan hal-hal baik yang Sahabat nikmati.

Sisihkan waktu setiap hari untuk mengenang saat-saat bersyukur yang terkait dengan peristiwa sehari-hari, orang-orang yang Sahabat hargai dalam hidup, mereka yang telah memberi Sahabat potensi untuk menjalin kehidupan yang lebih baik, dan kebahagiaan sekecil apapun yang Sahabat dapat.

Sesuai namanya, jurnal ini ditulis harian. Luangkan waktu di malam hari sebelum tidur untuk mengingat apa yang sudah Sahabat dapat seharian.

 Apakah Jurnal Syukur itu?

Menulis jurnal syukur adalah kebiasaan mencatat dan merenungkan hal-hal (biasanya tiga) yang Sahabat syukuri secara teratur. Intinya, Sahabat mengatur ulang otak Sahabat untuk lebih fokus pada aspek positif dalam hidup Sahabat dan membangun ketahanan terhadap situasi negatif. Menyimpan jurnal rasa syukur adalah praktik populer dalam psikologi positif - studi ilmiah tentang kebahagiaan. Biasanya juga disebut sebagai "menghitung berkah" atau "tiga hal baik".

Format fisik jurnal rasa syukur Sahabat tidak ada aturan bakunya. Yang penting adalah apa yang dituliskan. Beberapa orang lebih suka membuat jurnal dengan bullet points dengan kalimat atau frase pendej-pendek saha. Ada pula yang menuliskan dalam paragraph-paragraf Panjang.

Tips membuat jurnal syukur yang baik

Nikmati hal-hal kecil

Spesifiklah dalam membuat jurnal rasa syukur. Misal menulis hanya “Saya bersyukur karena punya  Sahabat asyik” tidak terlalu mengandung ikatan emosi dibanding jika Sahabat menulis “Sahabatku Lisa mampir membawa sekilo keripik tempe yang renyah dan gurih”.

Hindari pengulangan 

Oke, pasti Sahabat punya seseorang yang memang luar biasa. Tapi jangan terus-terusan menyebut namanya di jurnal syukur. Padukan dengan keyword lain misal alih-alih menulis “suamiku” bisa diganti dengan “sobat ambyarnya Arkan anakku”.

Sebutkan orang dan tempat tertentu 

Sejalan dengan menghindari pengulangan, mengutip orang dan tempat tertentu akan membantu mencegah catatan Sahabat terasa basi. Sahabat juga akan belajar lebih banyak tentang siapa dan apa yang memengaruhi kebahagiaan Sahabat.

Jangan memusingkan hari-hari buruk 

Setiap orang mengalami hari-hari buruk dan menyebalkan, dan tidak ada yang berjalan sesuai keinginan Sahabat. Jurnal rasa syukur bisa menjadi hal yang paling penting pada hari-hari yang paling sulit - cobalah untuk mengesampingkan hal-hal negatif dan bersikap sederhana. Selalu cari hal yang bisa disyukuri dan ini fungsi penting jurnal, untuk membantu otak kita mengingat hal positif . Efeknya, tentu saja afirmasi positif.

Berlatih Menulis

Bersenang-senanglah dengan postingan Sahabat! Masukkan beberapa kata sifat tambahan, coba gambarkan bagaimana rasanya udara hari ini dan jelajahi detail yang biasanya tidak Sahabat lakukan. Jarang menemukan kesempatan untuk menulis? Ini kesempatannya kan?

Biasakan

 Buat kebiasaan menulis jurnal syukur.  Misalnya pada malam hari sebelum tidur. Atur pengingat di ponsel atau pasang alarm sehingga hal ini akan memudahkan Sahabat untuk konsisten.

Apa yang Sahabat syukuri hari ini? Yuk mulai membuat jurnal syukur sebagai pengingat kita akan nikmat dan berkah yang sudah Allah berikan. Terus konsisten ya, sehingga diri kita selalu diselimuti energi positif untuk banyak hal-hal baik yang sudah kita terima.

Post a Comment

0 Comments

advertise