Kupang Lontong - et cetera

Wednesday, January 2, 2013

Kupang Lontong

Hari kedua di tahun 2013 diawali dengan kegiatan hunting alamat salah satu rekan di daerah Suko-Sidoarjo. Alamat yang tertera hanya nomer RT/RW dan nama kampung, Suko. Tanpa nomer dan nama gang. Setelah berkelana dan bertanya sampai 4 orang alamat yang dituju pun dapat ditemukan. Berhasil!!!

Orang pertama yang kami tanya menyarankan untuk bertanya pada "warung kopi" beberapa meter dari tempat kami bertanya padanya. Asyik banget Indonesia gitu loh, warung kopi adalah pengganti sumber informasi warga. Yes!!

Dari warung kopi kami disarankan mencari di gang yang letaknya di seberang jalan "Kupang". Nah apalagi ini? Kupang? Ya, warung kupang lontong rupanya. Warungnya sangat sederhana dan hampir tidak terlihat dari jalan raya. Namun ketika warung ini dijadikan penanda maka saya yakin pasti karena sudah terkenal seantero jagad.

Kupang Lontong adalah makanan khas Sidoarjo yang rasanya manis, asem, asin, gurih, dan pedas. Kupang adalah hewan super kecil sejenis kerang yang direbus dan dimasak dengan kuah. Bumbu-bumbu seperti bawang putih dan bumbu lainnya bercampur saus petis dan cabai yang digerus langsung di piring dilengkapi dengan sedikit perasan air jeruk nipis membuat rasa "sup" kupang ini enak. Dilengkapi dengan irisan lontong dan sate kerang berbumbu petis, kupang ini enak disantap hangat-hangat.

Bagi yang baru pertama kali makan, Kupang Lontong pasti sangat tidak menggugah selera. Warna kecoklatan dan onggokan kerang kecil tidaklah menggugah selera. Yang jelas rasanya tidak amis, eits..tapi ini untuk penjual yang pintar. Penjual yang tidak pandai mengolah pasti masih meninggalkan bau amis pada kupang.

Warung kupang di Jalan Raya Suko ini pas terletak di antara kios-kios pasar. Warungnya sangat sederhana dan lantainya tadi berkubang air dari banjir hari sebelumnya. benar-benar tidak bersih dan higienis. Tapi..sekitar 8 meja ukuran sedang dengan 4 kursi masing-masing di dalam ruangan ditambah 2 meja besar dengan 3-4 kursi di dekat pintu masuk makin meyakinkan saya bahwa tempat ini bukan "warung kupang lontomg" biasa. Betul ternyata dugaan saya, beberapa pengunjung bermobil yang sudah jaid langganan tempat ini langsung masuk dan mengambil tempat tanpa ragu dengan air yang menggenang di lantai warung.




Rasanya? Lumayan tapi buat saya tidak istimewa. Seporsi sekitar 8000 rupiah dan 10 tusuk sate kerang seharga 6000 rupiah. Saya perkirakan karena alhamdulillah makan siang tadi gratis :)

Jika Anda pecinta kuliner bisa dicoba, tetapi saya tidak terlalu merekomendasikan tempat ini karena:
1. Lokasi yang jauh dari pusat kota Sidoarjo.
2. Warung yang jauh dari higienis.
3. warung bersebelahan dengan penggilingan bumbu yang super berisik dan "menggetarkan" warung.
4. Rasa Kupang Lontong tidak istimewa.
5. Porsi kecil, pas buat yang tidak terlalu lapar.