Bakso So'un - et cetera

Sunday, March 31, 2013

Bakso So'un

Surabaya bagi saya adalah surga makanan enak. Namanya juga kota besar dan penduduknya padat, pastinya jadi pasar yang bagus bagi para penjual makanan, selain juga karena bisnis makanan adalah bisnis "anti krisis". Adalah sebuah tempat makan di Jalan Mojopahit, Surabaya, yang bernama Bakso So'un tepat di belakang Mc.Donald's Raya Darmo hanya berjarak 1 rumah saja. Setiap saya pulang dari kampus Unika Widya Mandala saya selalu melewati tempat makan baru ini, dulunya rumah yang sekarang dipakai usaha ini dipakai berjualan kue.

Hari Minggu kemarin saya iseng mengunjungi tempat ini. Tempatnya asyik. Sangat luas dan suasananya tempo dulu. Meja dan perabotan serta hiasan dindingnya jadul selaras dengan bentuk bangunan yang asli tempo dulu. meja dan bangku yang lebar-lebar ini pas menampung sampai 6 orang. Pengunjunganya banyak, semua meja terisi penuh. Dan, pelayannya ada yang konsisten berbahasa Jawa, mungkin disengaja sebagai ciri khas mengingat mas pelayan ini masih muda (umumnya anak muda lebih suka berbahasa nasional).


Menu makanannya? Bakso mi so'un dan mi ayam. Sebenarnya dari penamaan catchy sekali, Bakso so'un, padahal di mana-mana juga bakso dengan so'un atau bihun, tapi bagaimanapun namanya yang unik tapi juga sederhana memikat para penikmat kuliner Surabaya. Rasa baksonya cukup enak tapi kuahnya keruh tidak bening. Beda orang beda selera, bagi saya kuah bening lebih nikmat. Tiap item bakso dihitung sendiri, jadi ketika Anda memesan Bakso So'un yang Anda dapat hanya bakso, so'un, sedikit potongan kecil tahu, potongan daging, dan kuahnya saja. Untuk tambahan pangsit goreng (yang nikmat dan lebar) Anda harus menambha pesanan sendiri. Semangkok bakso dihargai 11,000 rupiah sementara pangsit gorengnya 1500 rupiah per biji.
Bakso So'un

pangsit goreng enak @1500

Belum kenyang saya memesan semangkok mi ayam yang say amakan berdua dengan kakak saya. Rasanya sebenarnya mirip mi ayam dorongan kaki lima. Tidak terlalu istimewa, hanya tekstur dan bahan mi-nya yang lebih baik. Porsinya juga porsi kecil, dengan harga yang sama saya bisa mendapat menu lebih besar dari warung pangsit mi Pasar Turi. Namanya juga mencoba, cukuplah jadi bahan referensi makanan.

Jika ingin rasa yang lebih "nendang" Anda bisa lanjut ke arah kampus Widya Mandala dari Bakso So'un dan Anda akan menemukan warung tenda Pak Edi yang menjual pangsit mi dan bakso dengan rasa yang menurut saya  jauh lebih nikmat.